Suspensi Medis, McGregor Dilarang Bertanding Selama…

LAS VEGAS – Komisi Atletik Nevada (NSAC) mengeluarkan sebuah suspensi medis selama dua bulan untuk Conor McGregor setelah bertanding melawan mantan juara dunia tinju di lima kelas berbeda, Floyd Mayweather Jr, Minggu (27/8/2017). Berdasarkan hasil pemeriksaan tim medis, petarung UFC tersebut harus rehat dari kompetisi hingga 26 Oktober dan tidak boleh bertarung hingga 11 Oktober mendatang.

Istilah suspensi mungkin menarik perhatian publik. Apa sebenarnya yang telah dialami Mcgregor setelah pertandingan melawan Mayweather? ESPN, Rabu (30/8/2017), menjelaskan, suspensi medis sebenarnya adalah peraturan standar yang dikeluarkan komisi atlet dalam olahraga tarung. Tim medis biasanya menemukan adanya cedera yang cukup serius setelah seorang atlet menjalani pertarungan. Suspensi ini tidak berpengaruh sama sekali terhadap pertandingan/pertarungan selanjutnya.

McGregor (21-3) mendapat pujian atas debut tinju profesionalnya melawan Mayweather (50-0, 27 KO), Minggu (27/8/2017). Juara UFC berusia 29 tahun itu mampu bertahan hingga ronde 10 meski hanya memberikan perlawanan di ronde-ronde awal. Wasit akhirnya menghentikan pertandingan karena McGregor sudah kehabisan tenaga dan hanya menerima pukulan dari Mayweather.

Hasil ini membuat Mayweather melampaui rekor tinju Rocky Marciano yang tak terkalahkan dalam 49 pertarungan selama karirnya di tinju profesional. Mayweather, yang menyatakan pensiun setelah pertarungan melawan McGregor, tidak menerima suspensi medis dari NSAC.

UFC dan McGregor belum mengumumkan pertarungan berikutnya. Dalam sebuah promosi yang memiliki acara bayar per tayang, dijadwalkan pertarungan pada 30 Desember di Las Vegas. Ini merupakan satu kemungkinan tanggal kembalinya McGregor ke Octagon.

(amm)

https://sports.sindonews.com/read/1235222/50/suspensi-medis-mcgregor-dilarang-bertanding-selama-dua-bulan-1504080164

Leave a Reply